Tutorial Cara Install Windows 10 dengan flashdisk dan DVD (100% Work)

Tutorial mudah install windows 10 dikemas dengan sederhana agar bisa anda pahami dengan mudah dan tanpa kendala yang berarti. Ada banyak alasan kenapa mau instal OS yang baru atau sekedar reinstal (instal ulang) windowsnya. Bisa jadi karena memang sengaja ingin upgrade dari windows versi dibawahnya atau bagi yang instal ulang, mungkin agar bisa membuat performa win 10 nya kembali hebat seperti diawal-awal memakainya.

Selayaknya Windows 10 adalah salah satu OS terpopuler, bukan saja di Indonesia tapi juga di mancanegara. Sistem operasi keluaran microsoft ini memang tergolong mudah untuk dijalankan.

Untuk yang berniat menginstall win 10, sangat direkomendasikan memakai update versi teranyarnya.

Bagi yang pertama kali mendengar, mungkin akan menganggap bahwa cara untuk bisa dengan mudah menginstal OS Win 10 harus dipelajari terlebih dahulu dengan memakan waktu yang lama. Padahal nyatanya anda tidak harus belajar secara mendalam dan dengan waktu yang berhari-hari. Anda cukup membuka tutorial ini lalu temukan betapa mudahnya anda bisa melakukan hal itu dirumah anda sendiri tanpa harus memakai jasa orang lain.

Dibawah ini kami telah membuat tutorial cara instalasi OS Windows 10 dengan begitu gampangnya, silahkan disimak yuk.

Cara Paling Mudah Install Win 10 Via Flashdisk & DVD

Perlu anda ketahui dalam tutorial yang saya buat ini, saya memakai win 10 versi 1909 yang diupdate di bulan november sekitar tanggal 10. Intinya sih sama dengan versi dibawahnya, namun bisa saja ada nampak berbeda dari sisi fitur maupun tampilannya.

Step yang harus anda pahami dan lakukan saat instalasi Win 10:

Persiapkan Terlebih Dahulu Media Instalasinya

Dalam hal ini yang kami maksud adalah media berupa DVD ataupun Flashdisk. Saat ini memang dua media itu yang paling banyak digunakan dan memang tergolong lebih mudah.

Teruntuk anda yang memutuskan untuk memakai media Flashdisk, bisa membaca terlebih dahulu cara membuat bootable flashdisk. Jika anda sudah melakukannya, silahkan diskip saja dan kita bisa langsung beranjak pada step berikutnya.

Untuk anda yang berniat memakai DVD, terlebih dahulu anda harus burning file OS windowsnya kedalam DVD tersebut. Perlu di ingat bahwa anda harus berhati-hati dalam burning file OSnya. Pastikan dengan ketelitian yang tinggi bahwa file yang sudah di bakar dalam DVD tersebut tidak ada yang corrupt. Jika sudah di cek semuanya, baik itu DVD ataupun DVD rom-nya, barulah lanjut.

Kalau kemudian anda merasa kurang yakin dengan memakai DVD, sebaiknya pilih media yang satunya yaitu via flashdisk. Sebab menurut pengalaman, dengan memakai flashdisk jarang sekali terjadi file yang corrupt.

Booting Bootable

Booting Bootable dilakukan setelah anda bisa memutuskan mau memakai media apa, flashdisk atau DVD. Setelah memilih salah satunya, berikutnya anda siap melakukan booting. Baik itu memakai Flashdisk atau DVD, cara bootingnya sama saja. Perbedaannya hanya terletak pada saat pemilihan boot priority di BIOS saja.

Langkah awal, langsung masuk ke sistem BIOS PC ataupun Laptop kamu. Cara masuk ke BIOS yaitu nyalakan laptop, lantas tekan tombol F2, Del, Esc, atau tombol lainnya (anda harus mencoba satu-satu, karena beda merek laptop, juga kadang beda cara masuk ke BIOSnya). Penekanan tombol Del, f2 atau lainnya harus dilakukan secara cepat setelah tombol power ditekan.

Lanjut, kemudian anda pilih menggunakan panah naik-turun di keyboard laptop anda (di tab Boot, pilih media yang dipakai). Pilih Removable devices jika memakai Flashdisk, pilih CD-ROM Drive jika memakai DVD. Nama media yang anda pilih sudah harus berada diatas.

Nama lain Removable Devices yaitu USB (Beda merek laptop, terkadang beda pula nama media yang muncul).
Menuju tab Exit, silahkan kamu pilih Exit Saving Changes, kalau ada jendela konfirmasi langsung saja tekan Yes.

Jika langkah yang anda lakukan sesuai dengan tutorial yang kami buat ini, seharusnya laptop atau PC anda akan segera memulai restart otomatis. Kemudian akan nampak tulisan seperti dibawah ini (anda cukup tekan enter saja).

Beberapa display BIOS yang ada di PC atau Laptop terkadang menampilkan view yang berbeda-beda. Tips: Hal terpenting yang perlu anda lakukan saat setting BOOT Priority adalah ATUR posisi media yang anda gunakan dibagian paling atas (urutan pertama) saat anda booting bootable tadi.

Proses Instalasi

Selanjutnya anda akan dibawa ke Windows Setup, tampilannya seperti dibawah ini. Ditahap ini yang harus anda lakukan adalah mensetting Time and currency format, diubah ke Indonesian (Indonesia). Setelahnya anda click Next. 

Setelah itu anda akan dibawa pada  step selanjutnya seperti screenshot dibawah (Klik Install Now), proses instalasi win 10 mulai progres.

Kemudian tampilan berikutnya akan terbuka tab dimana anda disuguhkan tempat untuk memasukkan kode lisensi windows. silahkan di isi sesuai dengan lisensi yang sudah anda beli. Namun sekiranya anda belum punya product key-nya, proses instalasi tetap bisa dilanjutkan dengan cara klik saja langsung I don’t have a product key.

Masih di windows setup dan seperti di screenshot dibawah ini, anda cukup berikan tanda centang saja (Bagi yang ingin membaca terms dari microsoftnya, silahkan).

Lanjut, dibagian ini kamu akan diberi 2 opsi jenis instalasinya (Lihat gambar dibawah). Lalu lanjutkan dengan memilih Custom: Install Windows only (advanced).

Atensi: Khusus kamu yang melakukan install ulang, kamu harus pastikan terlebih dahulu hardisk kamu udah ada partisi-nya. Kemudian lihat 2 partisi seperti yang ada discreenshot dibawah ini. 2 partisi itulah yang harus anda hapus. Cara menghapusnya: Klik partisi lalu klik Delete. Ulangi langkah ini untuk men-delete partisi yang kedua.

Berikutnya, tampilan di layar akan menunjukkan partisi Unallocated space. Yang harus kamu lakukan: Click partisi Unallocated space > click New (setelah itu jangan ada yang dirubah, biarkan default) > kemudian barulah click Apply.

Kemudian akan muncul jendela baru seperti di screenshot dibawah ini. Langsung pencet OK saja ya.Jika muncul jendela seperti gambar di bawah ini, silahkan klik Ok saja, dengan begitu partisi baru akan otomatis dibuat oleh sistem windows.

Kemudian akan muncul 2 partisi baru (lihat screenshot dibawah). Anda pilih partisi yang kedua seperti yang kami tampilkan di screenshot. Barulah anda click Next.

Lanjut lagi, jika anda sudah melihat tampilan seperti Screenshot dibawah ini, itu berarti proses instal windows 10 sedang berjalan. Prosesnya memang memakan waktu yang agak lumayan, sekitar setengah jam baru kelar.

Kemudian, jika instalasi win 10 sudah kelar, PC atau Laptop anda secara otomatis akan restart dengan sendirinya. Percayalah, ini bukan magic.

Penting:
Untuk yang memakai flashdisk, ketika PC atau Laptop kamu restart otomatis, Flashdisknya harus segera dicabut ya. Hal ini untuk mencegah bootable ulang via flashdisk.

Tahapan penginstalan win 10 udah selesai. Langkah berikutnya silahkan simak berlanjut dibawah ini:

Proses Konfigurasi OS

Ketika tadi proses rebooting otomatis sudah berjalan. Anda kemudian akan memasuki tahapan konfigurasi windows. Seperti yang anda lihat pada screenshot dibawah, anda cukup pilih Indonesia. Atau jika anda tidak sedang berada di Indonesia, silahkan sesuaikan dengan negara dimana anda berada.

Oke, masuk pada sesi lanjutannya, silahkan pilih US untuk layout keyboard yang digunakan. Hal ini karena pada umumnya (termasuk di Indonesia) rata-rata memakai QWERTY. Namun kami tidak melarang kamu untuk melakukan eksperimen.

Untuk pilihan seperti yang ada di Screenshot dibawah ini, anda SKIP saja. 

Untuk tahapan berikut ini, ketika anda memakai laptop hanya sebagai penggunaan pribadi, anda cukup click > Set up for personal use. Dan sekiranya PC atau Laptop yang baru anda instal win 10 ini untuk penggunaan korporat atau organisasi anda langsung aja click > Set up for an organization. Kemudian lanjut click Next.

Langkah berikutnya, masukin email akun Microsoft yang kamu miliki. Sekiranya kamu belum memiliki, click aja tulisan disamping kiri bawah (lihat screenshot dibawah ini).

Selanjutnya anda akan diarahkan untuk mengisi data-data yang diperlukan mulai dari password, nama akun dan security questions.

Saat anda telah selesai mengisi data-data email yang diperlukan, anda akan menjumpai tampilan seperti di screenshot dibawah ini. Cukup Click No.

Untuk selanjutnya anda akan disuguhkan pada pilihan fitur yang mau anda aktifkan ataupun di nonaktifkan. Terserah anda mau pilih yang mana saja. Lalu click Accept.

Tunggu beberapa saat, konfigurasi sedang berjalan. Jika tampilan PC atau Laptop anda sudah seperti di screenshot dibawah ini, berarti proses instalasi plus konfigurasi windows telah SUKSES.

Ribet? Enggak. Bisa dipastikan tutorial yang kami buat sudah memakai diksi yang mudah dicerna. Namun jika memang terdapat kendala yang berarti, jangan sungkan untuk mencoret-coretnya dikolom komentar. Semoga artikel tentang Cara Install Windows 10 dengan flashdisk dan DVD ini bisa membantu anda.

Catatan kaki:

  • Sebelum menginstal windows, pastikan Baterai Laptop anda penuh atau minimal 70% (Untuk amannya, saat proses penginstalan, laptop bisa sambil di cas).
  • Jika memakai flashdisk, pastikan anda sudah mendownload file .ISO windows 10 nya di flashdisk yang anda gunakan.
  • Jika memakai DVD, pastikan sepasti-pastinya bahwa file OS windows yang di burning/bakar tidak corrupt.
  • Pastikan anda melihat tutorial ini bukan dari laptop yang mau di instal ulang, tapi dari laptop lain atau bisa dari HP.